Samarinda, Cyberlidik.com | Seorang mahasiswi Universitas Terbuka (UT) berinisial N.R.R, yang disebut berasal dari Pokjar Samarinda, dikeluhkan oleh pemilik sebuah toko rental pengetikan tugas. Mahasiswi tersebut diduga melakukan penipuan terkait biaya pengerjaan tugas kuliah yang hingga kini belum dibayarkan.
Menurut keterangan pemilik toko rental, Natalia diduga telah memesan jasa pengetikan dan pengerjaan tugas, namun biaya sebesar sekitar Rp300 (sesuai pengakuan pihak toko) belum juga diselesaikan, meskipun pekerjaan telah rampung dan diserahkan.
“Awalnya kami percaya karena yang bersangkutan mengaku sebagai mahasiswa Universitas Terbuka. Namun setelah tugas selesai, pembayaran tidak kunjung dilakukan dan sulit dihubungi,” ujar pemilik rental, Rabu (07/01/2026).
Pihak toko menilai kejadian tersebut sangat meresahkan, terutama bagi pelaku usaha jasa pengetikan yang kerap melayani mahasiswa. Selain menimbulkan kerugian secara materi, kasus ini juga dinilai dapat mencoreng nama baik Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan.
Atas kejadian tersebut, pemilik rental berharap pihak Universitas Terbuka segera memanggil dan memberikan sanksi tegas kepada mahasiswi yang bersangkutan apabila terbukti bersalah, guna menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.
“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Harapannya UT bisa menindaklanjuti agar ada efek jera dan kejelasan,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak mahasiswi yang bersangkutan maupun dari Universitas Terbuka terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan berimbang.
Redaksi
