Sampang, Cyberlidik.com | Program Menu Makan Bergizi (MBG) yang disalurkan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, di SD Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, menghadapi kritik tajam terkait kualitas makanan yang diberikan. Dalam proses distribusi yang dijalankan oleh Satuan Pelaksana Program Penanganan Gizi (SPPG) Banyukapah, terdeteksi berbagai menu yang dinilai tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi.
Salah satu temuan paling mencolok adalah telur rebus yang tercium bau tidak sedap serta pisang yang menghitam dan memiliki tekstur lembek. Pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa telur yang dibagikan kepada siswa memiliki aroma yang menyengat, sementara pisang tampak dengan bercak hitam pekat dan tekstur yang sangat lembek, menandakan kondisi yang tidak segar.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan masyarakat mengenai kualitas makanan yang diterima anak-anak di sekolah dasar. Hal ini meminta perhatian serius dari pihak berwenang untuk meningkatkan pengawasan dan memastikan bahwa menu yang disediakan benar-benar sehat dan sesuai standar untuk tumbuh kembang anak.
Redaksi
