Sampang, Cyberlidik.com | Isu dugaan penyelewengan dan realisasi program fiktif di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putra Harapan Pertarongan, Desa Pertarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, menjadi perbincangan di tengah tengah warga. Program bantuan sapi bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2024-2025 disebut tidak transparan, dengan pengurus Bumdes yang didominasi keluarga Kepala Desa (Kades).
Menurut seorang warga setempat yang enggan disebut namanya (D), realisasi pengadaan sapi hanya 4 ekor, padahal Rencana Anggaran Biaya (RAB) menetapkan kebutuhan 6 ekor. “Sapi hanya dibelanjakan 4 ekor, padahal di RAB kebutuhannya 6 ekor sapi, dan herannya lagi mas pengurus BUMDes mayoritas keluarga besar Pak Kades,” ujarnya kepada tim Cyberlidik.com 22/12/25.
Keluhan warga ini menyoroti kurangnya transparansi pengelolaan BUMDes, di mana sebagian besar pengurus diklaim merupakan kerabat dekat Kades. Isu ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, memicu kekhawatiran atas potensi penyimpangan dana desa.
Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kades tampak marah-marah dan tidak memberikan jawaban terkait tudingan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak desa belum memberikan keterangan resmi.
Publik kini menanti langkah pihak berwenang, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH), untuk mendalami dugaan ini. Aduan masyarakat disebut akan segera diserahkan dalam waktu dekat. Redaksi Cyberlidik.com terus memantau perkembangan kasus ini.
Redaksi
