Sumenep, Cyberlidik.com | Sebanyak 67 personel Brimob Batalyon D Satbrimob Polda Jawa Timur dikerahkan ke Pulau Kangean untuk menstabilkan situasi usai kerusuhan dan pembakaran fasilitas waterpark pada Selasa (4/11/2025) malam.
Pelepasan pasukan dilakukan dari Mapolres Sumenep, dipimpin Kapolres AKBP Rivanda Syahri. Dalam arahannya, ia mengingatkan agar anggota Brimob bersikap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas.
“Kehadiran Brimob untuk memulihkan rasa aman masyarakat. Hindari tindakan arogan dan jaga koordinasi selama bertugas,” ujarnya.
Ketegangan bermula dari aksi penolakan warga terhadap survei seismik migas oleh PT Kangean Energy Indonesia (KEI) yang dinilai mengancam mata pencaharian nelayan. Kericuhan menyebabkan tujuh nelayan diamankan polisi.
Polres masih belum memberikan keterangan terkait proses hukum para nelayan tersebut. Pihak kepolisian berharap pengiriman pasukan dapat meredakan situasi dan mengembalikan kondisi Kangean menjadi kondusif.
Bad_
