Sampang, Cyberlidik.com | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putra Harapan Patarongan, Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, diduga bermasalah dalam pengelolaan anggaran program ketahanan pangan serta struktur kepengurusannya. Dugaan tersebut mencuat setelah adanya indikasi penyelewengan anggaran pengadaan sapi dan praktik nepotisme yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, program ketahanan pangan desa melalui BUMDes Putra Harapan Patarongan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 6 ekor sapi. Namun, realisasi pengadaan sapi tersebut dipertanyakan, karena dinilai tidak transparan dan menimbulkan dugaan ketidaksesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan.
Tak hanya itu, hasil pengumpulan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang mengungkap adanya indikasi kuat praktik nepotisme dalam struktur BUMDes. Dalam data tersebut, Kepala Desa Patarongan tercatat sebagai ayah kandung dari Ketua BUMDes, sementara sejumlah pengurus BUMDes lainnya juga diduga masih memiliki hubungan keluarga dan kekerabatan.
Kondisi ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDes, khususnya ketentuan mengenai prinsip pengelolaan BUMDes yang harus profesional, transparan, akuntabel, serta bebas dari konflik kepentingan dan hubungan keluarga antara penasihat dan pelaksana operasional.
Menanggapi dugaan tersebut, Lembaga Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) menyatakan sikap tegas. Papeda menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara internal desa karena menyangkut indikasi pelanggaran hukum dan potensi tindak pidana korupsi.
Berdasarkan hasil investigasi ditemukan ada pelanggaran serius, baik dalam pengelolaan anggaran pengadaan sapi maupun struktur kepengurusan BUMDes yang sarat nepotisme, Papeda akan segera menyeret kasus ini ke kepolisian, khususnya bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),” tegas perwakilan Papeda.
Papeda juga mendesak inspektorat untuk melakukan audit mendalam, termasuk menelusuri aliran dana dan mekanisme pengangkatan pengurus BUMDes Putra Harapan Patarongan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Patarongan maupun pengurus BUMDes Putra Harapan Patarongan belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi
